Loading...
Jl. Pramuka No.55, Sudagaran, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53192
siagamedika.bms@yahoo.com
Emergency - (0281) 796100 | Call Center - (0281) 796645
Penanganan dan Pengelolaan Obat "DAGUSIBU"

Penanganan dan Pengelolaan Obat "DAGUSIBU"

Diposting pada 09 May 2025

Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya terkait penggunaan obat yang aman dan tepat, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSU Siaga Medika Banyumas kembali menggelar kegiatan edukasi kepada pasien dan keluarga pasien.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Mei 2025 bertempat di area Farmasi Rawat Jalan RSU Siaga Medika Banyumas, dengan mengusung tema “Penanganan dan Pengelolaan Obat: DAGUSIBU”. DAGUSIBU merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar, yang merupakan program nasional untuk mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam memperlakukan obat sejak diperoleh hingga setelah dikonsumsi.

Acara dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit hingga pukul 10.30 WIB. Pada kegiatan ini, RSU Siaga Medika menghadirkan narasumber dari tenaga kefarmasian, yaitu Apt. Bayu Pamungkas, M.Farm, yang menjelaskan secara sistematis mengenai tata cara mendapatkan obat yang benar dari fasilitas resmi, pentingnya memahami aturan pakai dan efek samping, cara penyimpanan obat sesuai jenisnya, serta bagaimana prosedur membuang obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa dengan aman.

Antusiasme peserta cukup tinggi, terlihat dari jumlah pertanyaan sebanyak enam yang diajukan secara langsung oleh pasien dan keluarga pasien. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, menunjukkan bahwa informasi mengenai pengelolaan obat masih sangat dibutuhkan dan relevan. Untuk menambah semangat partisipasi, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang aktif bertanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PKRS RSU Siaga Medika Banyumas dalam mendukung edukasi publik, terutama dalam menciptakan pasien dan keluarga yang teredukasi, mandiri, serta aktif dalam menjaga kesehatan. Dengan pemahaman DAGUSIBU, diharapkan pasien dapat menghindari risiko kesalahan penggunaan obat, resistensi antibiotik, maupun efek samping berbahaya yang dapat terjadi karena ketidaktahuan.

Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat sambutan positif dari peserta. Edukasi semacam ini akan terus dilaksanakan secara berkala dengan tema yang bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan edukasi di rumah sakit. Berikut kami lampirkan untuk materinya, semoga bisa menjadi pedoman Bapak/Ibu untuk mendapatkan informasi seputar penanganan dan pengelolaan obat. Download disini.

       Semoga bermanfaat. Jazakumullahu khairan.

Kembali