Loading...
Jl. Pramuka No.55, Sudagaran, Kec. Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53192
siagamedika.bms@yahoo.com
Emergency - (0281) 796100 | Call Center - (0281) 796645
Nutrisi Ibu Hamil: Kunci Utama Mencegah Stunting Sejak dalam Kandungan

Nutrisi Ibu Hamil: Kunci Utama Mencegah Stunting Sejak dalam Kandungan

Diposting pada 10 Jul 2025

Bismillah,
Alhamdulillah, pada hari ini telah terlaksana kegiatan sosialisasi pencegahan stunting yang diselenggarakan di Klinik Obsgyn RSU Siaga Medika Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan edukasi menyeluruh kepada masyarakat, khususnya kepada para ibu hamil, mengenai pentingnya nutrisi selama masa kehamilan.

Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung dalam suasana yang hangat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Edukasi ini dipandu oleh ahli gizi RSU Siaga Medika Banyumas yang bekerja sama dengan Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Sosialisasi berjalan dengan lancar tanpa kendala, dan menjadi ruang sharing sehat bagi peserta untuk mengetahui pola makan, keluhan selama kehamilan, hingga langkah pencegahan stunting sejak dini.

Adapun materinya sebagi berikut:

  • Kenapa Nutrisi Ibu Hamil Sangat Penting?

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu yang lama, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Dampaknya tidak hanya pada tinggi badan anak, tetapi juga terhadap perkembangan otak, kemampuan belajar, dan kualitas hidup di masa depan. Karena itulah, pemenuhan nutrisi ibu selama kehamilan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam mencegah stunting.

  • Prinsip Gizi Seimbang Selama Kehamilan

Dalam sesi edukasi, dijelaskan bahwa kebutuhan gizi ibu hamil meningkat seiring pertumbuhan janin. Beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan meliputi:

  • Makanan pokok: 5–6 porsi per hari

  • Protein hewani & nabati: Masing-masing 4 porsi per hari

  • Sayur & buah: Masing-masing 4 porsi per hari

  • Air putih: 8–12 gelas per hari

  • Tablet Tambah Darah (TTD): 1 butir per hari

  • Pola makan: Disarankan makan sedikit tetapi sering

Dengan mengikuti pola makan yang tepat dan seimbang, ibu dapat menjaga kesehatannya sekaligus mendukung pertumbuhan janin secara optimal.

  • Makanan yang Sebaiknya Dihindari

Selain mengetahui apa yang perlu dikonsumsi, peserta juga mendapatkan informasi mengenai makanan yang sebaiknya dibatasi selama kehamilan, antara lain:

  • Makanan dengan kadar garam tinggi dan pengawet (misalnya: nugget, kornet, sosis)

  • Makanan mentah atau setengah matang (berisiko infeksi)

  • Minyak jelantah

  • Minuman tinggi gula, teh kental, dan kopi berlebihan

  • Tips Menghadapi Keluhan Nutrisi Selama Hamil

Beberapa keluhan yang umum dialami ibu hamil juga dibahas, beserta solusinya:

  • Mual muntah: Konsumsi makanan kering dan hindari makanan berlemak

  • Tidak nafsu makan: Makan porsi kecil tapi lebih sering

  • Sembelit: Perbanyak makanan berserat, konsumsi air putih cukup

  • Anemia: Rutin konsumsi TTD dan makanan kaya zat besi seperti hati ayam, daging merah, atau telur

  • Pesan untuk Para Calon Orang Tua

“Makan dan minumlah dengan pola gizi seimbang agar ibu tetap sehat dan melahirkan bayi yang sehat.”

Tak hanya ibu, peran suami dan keluarga sangat penting dalam menjaga pola makan dan kesehatan ibu hamil. Dukungan emosional dan pemahaman tentang pentingnya nutrisi menjadi kunci sukses dalam mencegah stunting sejak dini.

Untuk materi bisa download di sini

Kembali